Melakukan Seks Setelah Mengalami Keguguran Apakah Aman!!

Toxic.tipsters88.com – Seks merupakan suatu kegiatan yang di lakukan oleh setiap pasangan yang telah menikah. Bahkan seks itu sendiri bisa dilakukan setiap pasangan yang belum menikah, baik itu secara suka sama suka maupun pemerasan ataupun sejenisnya.

Melakukan Seks Setelah Mengalami Keguguran Apakah Aman!!

Pasangan yang baru saja menikah selalu mendambakan kehamilan bayi pertama. Segala cara dilakukan oleh pasangan mulai dari melakukan seks secara rutin hingga mengonsumsi makanan tertentu yang bisa meningkatkan kesuburan. Setelah seks dilakukan dengan benar dan pembuahan terjadi, janin akan mulai melakukan implantasi pada dinding rahim.

Saat melakukan implantasi inilah, tidak semua rahim bisa kuat menahan beban dari janin. Kadang kala karena ada masalah pada permukaan rahim atau kondisi kesehatan lainnya, janin mengalami keguguran. Kondisi ini membuat wanita haru mengalami perdarahan hingga janin bisa keluar dengan sempurna.

Pasca keguguran ini, beberapa wanita sering ketakutan dalam melakukan seks. Mereka juga belum siap harus hamil lagi karena masih trauma. Kalau pasangan ingin melakukan seks dan melanjutkan program kehamilan, perhatikan beberapa hal di bawah ini.

Seks setelah keguguran

Seks setelah keguguran akan sedikit berbeda karena ada perubahan pada vagina dan juga gairah seksual pada wanita. Agar sek’s bisa berjalan dengan lancar, lakukan beberapa hal di bawah ini.

Pastikan sudah siap secara mental

Pastikan sudah siap secara mental kalau ingin melakukan sek’s. Wanita yang mengalami keguguran biasanya agak ragu atau takut kalau melakukan aktivitas yang berhubungan dengan vagina. Mereka takut merasakan sakit dan mengalami hal yang sama berkali-kali.

Kalau belum siap secara mental, jangan paksakan diri sendiri. Lebih baik melakukan hal-hal yang bisa mendekatkan diri dengan pasangan. Melakukan pelukan, ciuman, dan meningkatkan kemesraan bisa membuat wanita lebih nyaman.

Tunda seks selama beberapa minggu

Tunda sek’s selama beberapa minggu setelah keguguran. Meski sedang ingin melakukan seks, suami harus bisa menahan dirinya. Wanita tidak boleh melakukan seks minimal 2 minggu pasca keguguran. Hal ini harus diperhatikan karena organ di area vagina dalam masih mengalami luka dan belum sembuh dengan sempurna.

Kalau ingin melakukan sek’s lebih baik dengan cara yang akan saja seperti masturbasi atau sekadar merangsang. Penetrasi sangat berbahaya karena penis bisa saja membawa penyakit dan bisa sebabkan infeksi di dalam vagina yang lukanya belum sembuh dengan sempurna.

Gunakan pelumas dan kondom

Gunakan pelumas setelah satu bulan tidak melakukan sek’s. Pelumas dengan bahan ini bisa dipakai untuk mengurangi rasa sakit di vagina. Biasanya setelah keguguran, area vagina bagian dalam lebih sensitif. Selanjutnya jangan lupa untuk menggunakan kondom terlebih dahulu hingga vagina benar-benar sembuh.

Nikmati seks dahulu dan jangan pikirkan kehamilan
Kalau sudah bisa melakukan sek’s, nikmati saja setiap permainan yang terjadi. Jangan memikirkan masalah kehamilan terlebih dahulu. Kalau saat sek’s terjadi pembuahan dengan baik, berarti Anda dan pasangan sedang diberi bonus.

Program kehamilan setelah keguguran

Wanita yang ingin hamil lagi setelah kehamilan biasanya tidak perlu menunggu lama. Biasanya organ dalam vagina akan sembuh perlahan-lahan. Tanda dari sembuhnya area serviks dan rahim adalah munculnya menstruasi pertama dengan cukup normal. Saat menstruasi terjadi, tubuh sudah bisa menghasilkan sel telur dan siap mendapatkan kehamilan.

Meski sudah mendapatkan menstruasi yang lancar, lakukan konsultasi dahulu dengan dokter. Kalau dokter mengatakan bisa mengalami kehamilan, lakukan sek’s secara rutin. Kalau dokter menyatakan rahim belum siap, lebih menunggu daripada terjadi gangguan di kemudian hari.

Suami dan istri juga saling memberi semangat. Kalau terpuruk dengan kesedihan hingga berlarut-larut, kemungkinan terjadi kehamilan lagi akan rendah.

Itulah Ulasan Melakukan Seks yang baik dan aman pasca keguguran dan aktivitas seksnya. Semoga ulasan di atas menambah referensi kita bersama. Terima kasih

Sumber: Doktersehat

© 2018 Cerita Sex | Pasang Iklan Privacy Policy - Disclaimer - Tos - Hubungi kami